Jumat, 19 Oktober 2012

Hal. 1 > Daftar Isi


Sekedar pemberitahuan saja :
Just notice it:
Buat para pembaca sekalian sebelum melangkah untuk membaca ketikan saya ini dimohon agar selalu mencek dan ricek kembali perkembangan dari semua ketikan yang telah saya ketik karena sewaktu - waktu saya juga mengubah atau pun juga menambahkan kata - kata dan kalimat sebagai masukan yang ada baik yang saya alami maupun kesaksian dari orang - orang sekitar saya akan segala apapun pengalaman tentang kota Jakarta dan sekitarnya ini...
Make the reader as well before going on to read my typing is requested to always check and re check of all the keystrokes that I type because anytime I also changed or added words and sentences as input that is good that I have experienced and the testimony from the people around me would any experience of the city and its surroundings ...

Sekian.
PS.


Problema Jakarta
problems in Jakarta
1. Dalam Berkelana di Sekitar Jakarta
1. Wandering Around in Jakarta

1.1. Dalam Menggunakan Angkutan Umum (Baca = Mengandalkan Selalu Sarana Angkutan Umum)
1.1. In the Use of Public Transport (Read = Always Rely on Public Transport Facility)
* Harus Berhati - hati Memilih Kendaraan Umum
* Must Be - careful Choosing Public Transportation
- Pengemis, pengamen, pedagang asongan dan pelaku kriminal
- Beggars, buskers, street peddlers and criminals
- Fasilitas Sarana dan Pra Sarana Yang Buruk
- The Bad Services and Pre Facilities
- Pola Perilaku Sang Sopir dan Kondekturnya
1. Menagih Uang Tarif Saat Dalam Perjalanan dan Kita Turun
2. Menyetir Ugal - Ugalan dan Teriak Selantang / Sekencang Mungkin
3. Diturunkan di Sembarang Tempat
4. Jangan Berurusan (Baca = Membentak Apalagi Berkelahi) dengan Mereka Berdua
5. Berbeda Arah, Namun Melewati 1 Wilayah (Baca = Jatah Lahan Sewaan)
6. Sengaja Berhenti Lama atau 'Ngetem' di Wilayah Persinggahan
7. Mengindahkan Rambu - rambu Lalu Lintas
- Harus Hafal Rute Yang Biasa Kita Tuju
1. Mengambil Jalan Pintas Yang Bukan Rutenya
2. Dipaksa Turun di Perjalanan
3. Ketiadaan Petunjuk Arah Yang Jelas
4. Harus Pintar Menguasai Pola Estafet
Tips 1 > Tetap Dengan Menomor Satukan Jam Keberangkatan Lebih Awal
Tips 2 > Naiklah Angkutan Umum Yang Biasa Kita Naikin Jika Merasa Sudah Yakin
Tips 3 > Kucing – kucingan
- Mobil Kecil (Angkot dan Mikrolet) Biasa Memasuki Kawasan Gang dan Perumahan
- Ketidak Akuratan Waktu
1. Naiklah Angkutan Umum Diwaktu Yang Tidak Dekat
2. Tidak Cukup Omongan dari Banyak Orang Saja
3. Gangguan Dalam Perjalanan
- Permainan Tarif
1. Tidak Selalu Per Jarak
2. Beda Jenis Angkutan Umum Beda Tarif
* Kapasitas Yang Membeludak
- Jangan Memilih Saat Jam Pergi Kerja
- Kerapkali Dibajak oleh Sekumpulan Orang
- Pintu Armada Angkutan Umum Yang Tidak Tertutup
- Yang Menomor Satukan Keamanan dan Kenyamanan
1. Di Bus Trans Jakarta, Dibatasi Jumlah Penumpang
2. Di Bus Trans Jakarta, Terdesak Oleh Waktu
3. Di Bus Trans Jakarta, Banyak Yang Terbengkalai

1.2. Perlu Pendamping Dalam Pengelanaan
* Banyak Pencopet Dengan Berbagai Modus
- Modus Hipnotis
- Modus Pembiusan di Air Minum
- Modus Pemaksaan
- Modus Ketiadaan Uang Karena Tersesat
- Modus Memanggil Korban (Baca = Diri Kita Sendiri)
* Hindari Membawa Barang - barang Berharga
- Tidak Usah Mengenakan Backpack
- Waspada Jika Hendak Mendokumentasikan Suatu Obyek di Area Tertentu
* Jangan Salah Dengan Lokasi (baca = Hati – hati)
- Kondisi Trotoar dan Penataan Bangunan Yang Semrawut
- Rawan Kerusuhan Massal (Tawuran Pelajar, Tawuran Antar Pendukung Olah Raga, Tawuran Antar Pendukung Partai, Demonstrasi Anarkis, dll)

2. Kuliner Jakarta Yang Berlimpah

2.1. Jajanan Pinggir Jalan Yang Berbahaya

2.2. Ketiadaan Menu - Menu Lokal Melainkan dari Propinsi Yang Berbeda

2.3. Mudahnya Mencari Menu Yang Kita Suka
- Mini Market Mencakup Restoran Kecil
- Bagi Yang Muslim Perlu Lebih Hati-hati
- Menu - menu Yang Kita Suka Terkadang Dijual Tidak Mengenal Waktu
- Penyajian Nasi Yang Beragam
- Pelancong Tidak Perlu Kuatir Mencari Lokasi Kuliner
1. Bagi Yang Menginap di Hotel atau pun Apartemen
2. Bagi Yang Menginap di Rumah Keluarga atau pun Teman

2.4. Komposisi Menu Yang Beragam

3. Mengunjungi Area Vital

3.1. Toilet Umum Yang Dekil, Bau Pesing dan Berbeda dari Kebanyakan Secara Internasional

3.2. Mushola Yang Tidak Terawat
- Tempat Penitipan Alas Kaki
- Area Wudhu Biasanya Untuk Bersama

3.3. Petunjuk Arah Yang Sangat Minim
- Jangan Terlalu Menghandalkan Petunjuk dari Orang-orang Sekitar
- Beda – beda Tipis, Antara Tidak Masalah dan Dipermasalahkan
- Fasilitas Lengkap Hanya Ada di Komplek Tertentu

3.4. Minimnya Keberadaan Taman Kota
- Terkalahkan Oleh Keberadaan Pusat – pusat Perbelanjaan
- Fasilitas – fasilitas Yang Tergusur
- Ketiadaan Taman Bermain Anak

3.5. Keberagaman Bahasa
- Hati – hati Salah Penerjemahan
- Keberagaman Bahasa Inggris

4. Disiplin Berlalu Lintas di Jalan Raya

4.1. Kawasan Macet dan Langganan Penilangan oleh Polisi
- Dikala Jam Pergi dan Pulang Kerja
1. Sebaiknya Hindari Berwisata di antara Jam 6 Pagi - 9 Pagi
2. Bersabar dengan Kekusutan Arus Kendaraan Bermotor
3. Jangan Memudahkan Cara Melalui Jalan Tikus
- Dikala Musim Kemarau dan Musim Hujan
- Dikala Suasana Makan Siang
- Waspada ‘Pola Permainan’ Oknum Kepolisian
1. Lampu Kuning pada Lampu Lalu Lintas Yang Tanggung
2. Sedikit Melanggar Garis Stop Saat Lampu Lalu Lintas Menyala Merah

4.2. Sulitnya Mematuhi Rambu – rambu Yang Ada
- Selalu Menyalahkan dan Dipersalahkan
1. Pasrah Jika Ditabrak dari Arah Mana Pun
2. Pasrah Jika Menabrak Kendaraan Bermotor
- Semua Serba Tanggung
1. Parkir di Tanda Larangan Parkir P + \ dan berhenti di Tanda Larangan Berhenti S + \
2. Garis – garis Marka Jalan
3. Menonton Musibah di Dekat Kita

5. Semua Menjadi ‘Lahan’ Uang

5.1. Para Pemaksa Kecil – kecilan
- Pak Oga
- Tukang Parkir Pinggir Jalan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar